Cara Merawat Kulit Bayi Agar Tidak Iritasi

Cara Merawat Kulit Bayi Agar Tidak Iritasi
Kulit yang dimiliki oleh bayi yang baru lahir memang sangat sensitif dan begitu rawan terkena iritasi. Untuk mencegah dan mengatasi masalah iritasi kulit pada bayi, ibu harus tau cara merawat kulit bayi agar si kecil bisa terhindar dari berbagai macam masalah kulit. Ibu harus mempersiapkan beberapa perlengkapan produk seperti sabun bayi, bedak bayi, hingga baby cream untuk melengkapi kebutuhan produk perawatan si kecil.

Menurut dr Rina Hellen SpA(K), Neonatologis dan konsultan Perinatologi Klinik ERHA menyatakan bahwa bayi yang baru lahir memiliki kulit yang lebih tipis, ketebalan kulit bayi hanya sepertiga dari ketebalan kulit orang dewasa. Dan, rata-rata bayi baru lahir mengeluarkan feses, dan urin hingga 20 kali sehari. Urin maupun metabolit ini merupakan materi yang paling sering menjadi pemicu terjadinya iritasi pada kulit bayi anda. Terutama pada bagian bokong, paha dalam, dan alat kelamin.

Pada dasarnya, terjadinya iritasi pada kulit bayi yang memakai popok kain maupun popok sekali pakai sama saja, yang paling penting adalah selalu memperhatikan dan menjaga agar kulit bayi anda tetap kering dan bersih.

“Baik urin maupun metabolit yang kontak dengan kulit dalam beberapa waktu akan menyebabkan kulit bayi berisiko mengalami iritasi. Jadi sebisa mungkin dikurangi dengan selalu menjaga kebersihan bayi,” kata dr Rina Hellen SpA(K) menjelaskan.

Cara merawat kulit bayi agar terhindar dari iritasi adalah dengan menggunakan JOHNSON’S® baby cream untuk bayi anda, yang telah teruji secara klinis aman untuk kulit si Kecil yang masih sangat sensitif. Cara merawat kulit bayi dengan baby cream sangatlah mudah, anda hanya perlu mengoleskan baby cream dan kulit bayi dapat terjaga kelembapannya serta mencegah iritasi pada kulit bayi anda.

Cara merawat kulit bayi dari iritasi lainnya yang perlu anda anda perhatikan ialah lingkungan tempat bayi. Perbedaan lingkungan juga bisa mempengaruhi durasi dan jumlah urin maupun keringat yang dikeluarkan.

“Lingkungan yang panas dan lembab tentu berbeda daripada tempat tinggal yang kering atau dingin. Bayi membuang kotoran dan urin juga berbeda antara siang dan malam.”

Oleh sebab itu, orang tua harus peka untuk mengetahui apakah popok bayinya mesti diganti atau tidak.

“Umumnya popok digunakan lebih lama di malam hari dan siang lebih cepat sebab bayi lebih banyak mengeluarkan urin. Tidak ada standar berapa jam pemakaian popok sehingga orang tua harus mengecek sudah beberapa lama pemakaian popok,” ucapnya.

Dengan merawat kulit bayi tetap kering dan membersihkannya secara teratur, maka akan membuat kulit bayi anda terhindar dari iritasi kulit. Dan gunakan juga JOHNSON’S® baby cream untuk membantu memberi perlindungan ekstra, agar kulit bayi anda tetap bersih dan terjaga dari serangan bakteri penyebab iritasi.

Terkadang iritasi kulit pada bayi sangat lah sulit untuk ditangani, alias membandel. Biasanya, iritasi seperti ini akan ditandai dengan kulit yang memerah dan tidak semulus kulit lainnya (seperti bentol). Bayi akan merasa tidak nyaman dengan kondisi seperti ini dan kerap kali menangis saat dibersihkan kulitnya.

”Jika telah terjadi iritasi, jalan keluarnya adalah dengan mengoleskan cream yang bisa menolong menghilangkan iritasi yang banyak dijual di pasar,” ujarnya.

JOHNSON’S® baby cream terbukti secara klinis mampu melindungi kulit bayi anda dari serangan bakteri penyebab iritasi. Para ibu tidak perlu khawatir untuk mencari produk yang dapat mengatasi apabila kulit bayi Anda mengalami iritasi. Karena JOHNSON’S® baby cream mampu mengatasi hal tersebut serta mampu mengurangi dan meringankan biang keringat.
Daftar Uber Car

Komentar