Ketahui Waktu Tidur Bayi Anda

waktu tidur bayi

Waktu tidur bayi biasanya berhubungan dengan seberapa sering ia mendapatkan asupan ASI. Perlu waktu untuk bayi agar bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya agar dapat tidur 12 sampai 20 jam dalam sehari. Pada awalnya waktu tidur bayi akan tergolong singkat tetapi juga sering.

Sewaktu bayi Anda tumbuh semakin besar waktu tidur bayi pun akan berubah, ia mungkin akan terbangun ditengah malam dan kemudian tidur kembali. Meskipun demikian, seorang bayi harus diberi susu, digendong dan ditimang, diganti popoknya, dipijat atau cara lainnya untuk mengantarnya kembali tidur.

Bayi yang baru lahir mempunyai periode waktu terjaga yang panjang saat malam hari sama seperti yang dilakukannya dirahim ibu selama kehamilan. Di malam hari bayi tidak diayun-ayun cairan ketuban seperti jika ibunya bergerak sepanjang hari. Berbaring dengan satu tempat tidur dengan ibunya, membuat bayi tetap hangat dan nyaman, serta si bayi bisa mendengar suara-suara yang menenangkan dari nafas Ibunya. Ibu menjadi lebih mudah memenuhi kebutuhan bayi pada malam hari jika berada didekatnya.

Waktu Tidur Bayi

Ada 3 tahap waktu tidur bayi yang telah diidentifikasi; mengantuk, tidur ringan, dan tidur yang dalam. Meskipun masing-masing tahapan memiliki karateristik khusus, waktu tidur bayi akan berganti secara bertahap dan sangat bervariasi. Beberapa melakukan pergantian perlahan-lahan dari satu tahap ketahap lain, serta yang lainnya melakukan perubahan yang mendadak. Beberapa menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur nyenyak atau babgun tenang atau menangis ketimbang yang lain. Anda tidak sepenuhnya dapat mengontrol tahapan yang dijalani bayi Anda. Tahapan ini ditentukan oleh kepribadian. Kemampuan mengidentifikasi tahapan bayi akan membantu Anda dalam memberikan perawatan yang tepat. uraian berikut ini dari masing-masing tahap akan menjelaskan dampaknya terhadap asuhan orang tua.

Tahapan Tidur Bayi

Mengantuk

Pada tahap ini bayi akan masuk kedalam tahap mengantuk, tingkat aktivitasnya bervariasi dan kadang-kadang bayi mudah sekali terkejut. kelopak matanya yang berat akan membuka dan menutup dalam waktu singkat, kehilangan fokus atau tanpa juling. Ia akan bernapas secara teratur dan bereaksi terhadap rangsang sensoris yang meliputi kantuk. Bayi akan kembali tidur atau terbangun dari tidurnya. Jika anda ingin bayi kembali tidur, hindari menstimulasinya. Jika Anda menghendaki agar bayi bangun, angkat bayi, pijat, atau berikan sesuatu untuk ia hisap atau amati.

Tidur dalam/ nyenyak

Pada tahapan ini bayi Anda sangat tenang dan relaks, pernapasanya berirama, atau kadang-kadang berkedut, atau membuat gerak menghisap dengan bibirnya, tetapi jarang terbangun. Anda tidak dapat memberi susu atau bermain pada tahapan ini. Jika Anda mampu membangunkannya, ia hanya akan terbangun sebentar kemudian kembali ketidur yang dalam. Manfaatkan kesempatan ini untuk tidur, makan, beristirahat, menelepon, mandi atau menghabiskan waktu dengan pasangan Anda.

Tidur ringan

Keadaan ini adalah yang paling umum ditemukan pada bayi baru lahir. Mata bayi akan tertutup, tetapi bergerak-gerak dibalik kelopak matanya. Pada tahap tidur ringan bayi bergerak, membuat bunyi tangisan-tangisan singkat, mengisap, mengernyit, atau tersenyum. Pernapasannya tidak teratur. Bayi memberi respons terhadap suara atau upaya membangunkannya atau rangsangan. Kadang-kadang ia bangun dalam keadaan mengantuk atau tetap dalam tahap ini, lalu masuk kedalam tidur yang dalam. Banyak orang tua bergegas menghampiri jika bayi tampak bergerak dan membuat bunyi rintihan atau tangisan. Meskipun demikian, bayi belum siap untuk bangun. Tunggu beberapa menit untuk melihat apakah bayi masuk ketahap mengantuk dan membutuhkan perawatan Anda atau tertidur kembali.
Daftar Uber Car

Komentar